:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3419210/original/084357700_1617509630-167817928_1053986418344021_8612471975172337984_n.jpg)
Liputan6.com, Jakarta Olivia Zalianty ikut mengantarkan jenazah Ray Sahetapy ke tempat peristirahatan terakhir. Jenazah Ray dikebumikan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (4/4/2025).
Olivia Zalianty pun mengungkap salah satu impian Ray Sahetapy yang belum sempat terwujud. Almarhum ingin membuat film bertema disabilitas, khususnya tentang penyandang tuna rungu.
“Beliau kan pengen banget buat film mengenai tuna rungu gitu kan, terakhir cita-citanya dari Manado sampai ke Amerika gitu loh katanya,” kata Olivia Zalianty usai prosesi pemakaman Ray Sahetapy.
“Film itu kan sebetulnya bahasa gambar, film itu nggak perlu cerewet, jadi sangat bisa film bisu atau yang kita bilang tuna rungu itu menjadi sebuah film yang baik,” Olivia Zalianty menambahkan.
Sebatas Konsep
… Selengkapnya
Sayangnya, hingga akhir hayatnya impian tersebut masih sebatas konsep. Olivia berharap ide Ray itu menemukan pihak yang tepat untuk digarap.
“Ide itu sangat mungkin, tinggal bagaimana menemukan script dan sutradara yang hebat, tapi belum terwujud,” imbuhnya.
Melanjutkan Mimpi
Olivia tidak menutup kemungkinan melanjutkan mimpi almarhum Ray. Ia berharap bisa berdiskusi dengan rekan seprofesi untuk merefleksikan kembali gagasan tersebut dan mencari cara terbaik untuk mewujudkannya.
“Pengen sih, mudah-mudahan Parfi 56, kakakku, Marcella Zalianty, terus teman-teman yang lain, kita bisa duduk bareng lagi, untuk merefleksikan itu,” katanya.
Dihadiri Banyak Sahabat
Sejumlah aktor dan tokoh publik turut hadir di prosesi pemakaman Ray Sahetapy. Salah satunya Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno, yang turut merasa kehilangan sosok Ray.
“Ray seorang aktor yang agak berbeda, serius dia. Tiap skenario dibaca dan nggak mau diganggu karakternya,” ungkap Rano Karno di kesempatan berbeda.